Walaupun pembelajaran daring terlaksana dengan baik, namun banyak kelemahan yg terindikasi setelah adanya supervisi pembelajaran.
Ada guru yg sangat aktif memberi pelajaran via grop whatsapp baik dikelas rendah maupun kelas tinggi di mi washliyatul jannah, namun ada pula guru yang hanya bisa nitip materi kepada guru kelas sebagai admin grop. Tapi semua tak masalah selama penyaluran materi dapat terpenuhi untuk sisiwa.
Guru yg tidak mengimbangi kamajuan era 4.0 akan selalu menjadi momok kemajuan bahkan menjadi penghambat untuk kemajuan madrasah. Sangat diharapkan oleh madrasah untuk bisa belajar dan membuka wawasan baik disegi IT maupun modernisasi kurikulum madrasah yg berlandaskan kebijakan dan prinsip keislaman.
Disegi pengetahuan siswa tentang IT sangat mempengaruhi pola asuh anak di rumah. Bagaiman siswa mampu memanfaatkan media digital dengan tepat dan juga pengontrolan orang tua yg konsisten dan ramah terhadap anak sangat berperan sekali terhadap mereka. Memang banyak hal yg perlu kita perbaiki, dan berkomitmen memajukan madrasah, seperti anak yg tidak punya gadged nantinya akan dikatakan ketinggalan zaman. Ada anak yg punya gadged sendiri namun tak mmpu membatasi penggunaannya disebut kena penyakit pobia, bahkan terindikasi ke arah kejiwaan nantinya. Maka dari itu perlu kontrol orang tua tentang penggunaan gadget tersebut selain bimbingan guru di madrasah.
#wajabisa
#wajalebihbaik
#wajahebat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar