18 Juni 2026

MADRASAH IBTIDAIYAH WASHLIYATUL JANNAH GELAR PERPISAHAN DAN KENAIKAN KELAS SECARA SEDERHANA NAMUN KHIDMAT

  – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti aula Madrasah Ibtidaiyah (MI) Washliyatul Jannah Banua Hanyar pada Kamis (18/06/2026). Madrasah tersebut sukses menyelenggarakan acara tahunan "Perpisahan dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI sekaligus Kenaikan Kelas I - V Tahun Pelajaran 2025/2026". Meskipun dilaksanakan secara sederhana demi mematuhi imbauan efisiensi dari pemerintah, momentum sakral ini tetap berjalan dengan penuh khidmat, lancar, dan menerapkan protokol kegembiraan yang mendalam bagi seluruh warga madrasah.

Acara yang dipusatkan di dalam lingkungan madrasah ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, Ketua Yayasan, jajaran dewan guru yang tampak kompak mengenakan seragam batik bermotif cokelat-hitam, para orang tua/wali murid, serta seluruh siswa-siswi dari kelas I hingga kelas VI. Dekorasi panggung didominasi oleh kain bernuansa hijau dan putih, berpadu dengan hiasan bunga serta balon-balon berwarna-warni di area depan yang menambah semarak atmosfer perayaan.

Dalam sambutannya, Kepala MI Washliyatul Jannah, Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh siswa kelas VI yang telah menyelesaikan masa baktinya di tingkat ibtidaiyah. Beliau menekankan pentingnya melanjutkan perjuangan di dunia pendidikan demi masa depan yang lebih cerah.

"Hari ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan gerbang awal menuju perjuangan yang sesungguhnya. Kami berharap dan berpesan dengan sangat agar seluruh siswa yang lulus hari ini tidak ada yang putus sekolah. Teruskanlah pendidikan kalian ke jenjang yang lebih tinggi, baik ke MTs maupun SMP, dan tetap jagalah nama baik almamater MI Washliyatul Jannah di mana pun kalian berada," ujar Khairiansyah dengan penuh harap di hadapan para hadirin.

Senada dengan Kepala Madrasah, Ketua Yayasan MI Washliyatul Jannah, Muhammad Padeli, dalam orasi sambutannya memberikan penekanan khusus mengenai esensi utama dari pendidikan di madrasah, yaitu pembentukan karakter dan moralitas siswa. Menurutnya, kecerdasan intelektual harus selalu berjalan beriringan dengan keluhuran budi pekerti.

"Madrasah bukan sekadar tempat untuk mentransfer ilmu pengetahuan umum, tetapi yang paling utama adalah sebagai wadah pembentukan akhlakul karimah. Kami di yayasan selalu menekankan bahwa pembelajaran akhlak di madrasah ini harus menjadi fondasi utama bagi anak-anak kita. Pintar saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan akhlak yang mulia kepada orang tua, guru, dan masyarakat," tegas Muhammad Padeli dalam pidatonya yang disambut anggukan setuju dari para orang tua murid.

Terkait dengan konsep acara yang dikemas secara minimalis, pihak madrasah menjelaskan bahwa hal tersebut merujuk pada kebijakan efisiensi yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Kendati demikian, kesederhanaan tersebut sama sekali tidak mengurangi nilai, makna, dan keabsahan dari prosesi pelepasan itu sendiri.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi inti, yaitu pengumuman kenaikan kelas serta penyerahan piala penghargaan dan piagam kepada para siswa-siswi berprestasi. Isak tangis haru sempat pecah saat sesi bersalaman dan foto bersama antara siswa, orang tua, dan para guru sebagai simbol pelepasan serta ungkapan rasa terima kasih atas bimbingan tulus yang diberikan selama enam tahun terakhir.

Dengan terlaksananya agenda ini, MI Washliyatul Jannah Banua Hanyar kembali membuktikan komitmennya untuk terus mencetak generasi islami yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia, siap menyongsong masa depan yang gemilang di jenjang pendidikan berikutnya.




07 Mei 2026

Apk Pengelolaan Nilai Ujian 2026

Inovasi MI Waja apakah bisa diterima

Aplikasi Pengelolaan Nilai Ijazah Madrasah Ibtidaiyah Tahun 2025 ini merupakan sebuah sistem yang dibuat secara pribadi untuk mendukung proses pengolahan dan pengelolaan nilai peserta didik secara lebih efektif, cepat, dan akurat. Aplikasi ini dikembangkan khusus untuk kebutuhan internal MI Washliyatul Jannah dalam rangka mempermudah administrasi penerbitan ijazah tahun pelajaran 2025/2026.

Pembuatan aplikasi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan sistem pengelolaan nilai yang terintegrasi, sehingga proses input data, perhitungan nilai, hingga penyusunan nilai ijazah dapat dilakukan dengan lebih tertib dan efisien. Dengan adanya aplikasi ini, kesalahan dalam penginputan data dapat diminimalkan serta membantu tenaga pendidik dan operator madrasah dalam mempercepat proses administrasi akademik.

Aplikasi ini digunakan secara khusus di lingkungan MI Washliyatul Jannah dan tidak diperuntukkan untuk penggunaan umum. Seluruh fitur di dalamnya disesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan nilai Madrasah Ibtidaiyah Tahun 2025, mulai dari pendataan siswa, penginputan nilai, pengolahan nilai akhir, hingga pencetakan data pendukung ijazah.
Melalui pengembangan aplikasi ini, diharapkan kualitas layanan administrasi pendidikan di MI Washliyatul Jannah dapat semakin meningkat serta mendukung terciptanya pengelolaan data akademik yang lebih modern, tertata, dan terpercaya.


silakan unduh di link berikut ;

>>>> APK UM 2026<<<<


Kunjungi saya disini >>> https://linktr.ee/ekhairiansyah 







20 Januari 2026

Program Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah Tahun Pelajaran 2025/2026 telah resmi disahkan!

Dokumen ini merupakan panduan kerja Kepala Madrasah, Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk mengelola madrasah sebagai unit pendidikan dasar secara efektif dan efisien, serta untuk mencapai visi dan misi madrasah.

Program kerja ini mencakup:
  • Kegiatan Awal Tahun Pelajaran: Termasuk penyusunan kurikulum, jadwal pembelajaran, dan sosialisasi peraturan akademik. 
  • Kegiatan Harian, Mingguan, dan Bulanan: Meliputi pemeriksaan kehadiran, pelaksanaan kegiatan 7K, supervisi proses pembelajaran, dan pengelolaan administrasi. 
  • Kegiatan Semesteran dan Akhir Tahun Pelajaran: Fokus pada persiapan dan pelaksanaan penilaian, evaluasi program, serta persiapan penerimaan siswa baru. 
Dengan adanya program kerja ini, diharapkan seluruh kegiatan pendidikan di MI Washliyatul Jannah dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta mampu mencetak generasi berakhlakul karimah. 

22 Desember 2025

Pembelajaran Mendalam dan KBC MI Washliyatul Jannah

 


Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran Mendalam adalah cara belajar yang membuat siswa:

  • Lebih paham dan bisa menghubungkan pelajaran dengan kehidupan nyata.

  • Belajar dengan sadar (tidak asal-asalan), bermakna (bernilai), dan menyenangkan.

PM itu penting Karena :

  • Sudah banyak anak yang sekolah, tapi hasil belajarnya belum maksimal.

  • Hasil tes PISA (tes internasional) menunjukkan banyak siswa masih kesulitan membaca, matematika, dan sains. Rujukan tes PISA

  • Banyak guru masih fokus pada ceramah dan hafalan, bukan berpikir kritis.

  • Tantangan zaman sekarang semakin rumit dan butuh anak muda yang kreatif, tangguh, dan siap berubah.

Tujuan PM

PM ingin menciptakan siswa yang:

  1. Punya karakter baik (beriman, bertakwa, bertanggung jawab).

  2. Bisa berpikir kritis, kreatif, bekerja sama, dan mandiri.

  3. Sehat dan mampu berkomunikasi dengan baik.

  4. Siap menghadapi dunia nyata dan masalah kehidupan.

Prinsip PM

PM punya 3 prinsip utama:

  1. Berkesadaran (Mindful): belajar dengan fokus dan penuh perhatian.

  2. Bermakna (Meaningful): pelajaran nyambung sama kehidupan nyata.

  3. Menggembirakan (Joyful): belajar itu bikin semangat dan bahagia.

Yang Berubah dalam Pembelajaran

  1. Guru jadi pendamping, bukan cuma ceramah.

  2. Siswa aktif mencari tahu dan menyelesaikan masalah.

  3. Teknologi dipakai untuk bantu belajar (bukan cuma buat hiburan).

  4. Belajar dari banyak sumber, bukan cuma buku teks.

 Peran Guru & Madrasah

  • Guru perlu pelatihan agar bisa menerapkan PM dengan baik.

  • Kepala madrasah harus bantu ciptakan budaya belajar yang sehat.

  • Ada komunitas guru untuk saling belajar dan berbagi pengalaman.

Kerja Sama itu Penting! PM hanya berhasil kalau ada dukungan dari:

  • Orang tua dan masyarakat.

  • Pemerintah daerah dan pusat.

Bahan Belajar Baru

  • Akan disiapkan buku guru dan buku siswa yang lebih menarik dan sesuai zaman.

  • Video pembelajaran juga akan dikembangkan untuk bantu guru dan siswa.

Penilaian (Asesmen) dalam PM

  • Ada penilaian formatif (saat belajar) dan sumatif (setelah belajar).

  • Penilaian fokus pada proses, bukan hanya hasil akhir.

  • Tes nasional tidak menentukan kelulusan, tapi untuk peta mutu.

Kesimpulan

Pembelajaran Mendalam adalah cara baru belajar yang menyenangkan dan bermakna. Tujuannya supaya kamu:

  • Bukan hanya pintar secara akademik,

  • Tapi juga punya karakter, siap kerja sama, dan bisa menghadapi tantangan hidup.



<<<< KBC MI WAJA   >>>>

KSP Berbasis Cinta tahun 2025 MI Washliyatul Jannah


Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Berbasis Cinta tahun 2025 MI Washliyatul Jannah diharapkan dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. Kurikulum ini dirancang untuk mengembangkan karakter siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan menumbuhkan rasa cinta kepada Allah, sesama, dan lingkungan.

Dengan adanya KSP Berbasis Cinta, MI Washliyatul Jannah dapat:

- Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Dengan pendekatan pembelajaran yang lebih variatif dan menyenangkan.

- Mengembangkan Karakter Siswa: Melalui penanaman nilai-nilai cinta dan kasih sayang.

- Meningkatkan Keterlibatan Orang Tua: Dalam proses pendidikan anak-anak mereka.

Dokumen KSP ini juga diharapkan dapat menjadi acuan bagi madrasah lain dalam mengembangkan kurikulum yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman .

Berikut ini saya bagikan dokumen KSP Berbasis Cinta tahun 2025 MI Washliyatul Jannah. Semoga bisa menjadi inspirasi dan referensi bagi kita semua

Silakan Unduh disini >>> contoh KSP Madrasah Ibtidaiyah <<<

#KSPBerbasisCinta #MIWashliyatulJannah #PendidikanKarakter #Kurikulum2025

 



24 November 2025

Selamat Hari Guru 2025

 


Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-80 merupakan momen penting bagi para guru dan pendidik di Indonesia.

Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November, bertepatan dengan hari lahirnya PGRI pada tahun 1945. PGRI didirikan untuk memperjuangkan hak-hak guru dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Sejak itu, PGRI telah berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan memajukan pendidikan di Indonesia. HUT PGRI ke-80 merupakan kesempatan untuk mengapresiasi jasa-jasa guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Semoga para guru dapat terus meningkatkan kualitas dan dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa.

#wajabisa 

Ketat dalam assessment ganjil 2025


Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) I Tahun Ajaran 2025/2026 di MI Washliyatul Jannah hari ini berlangsung dengan lancar dan sukses. Siswa-siswa menunjukkan kesiapan dan kesungguhan dalam menghadapi asesmen ini.

Dengan pengawasan yang ketat dari guru-guru, ASAS I berjalan dengan tertib dan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kepala Madrasah, Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd, juga memantau langsung pelaksanaan ASAS I untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik.

Semoga hasil ASAS I dapat menjadi evaluasi bagi siswa-siswa untuk meningkatkan prestasi mereka di semester berikutnya







MADRASAH IBTIDAIYAH WASHLIYATUL JANNAH GELAR PERPISAHAN DAN KENAIKAN KELAS SECARA SEDERHANA NAMUN KHIDMAT

  BANUA HANYAR – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti aula Madrasah Ibtidaiyah (MI) Washliyatul Jannah Banua Hanyar pada Kamis (18/06...