20 Januari 2026

Program Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah Tahun Pelajaran 2025/2026 telah resmi disahkan!

Dokumen ini merupakan panduan kerja Kepala Madrasah, Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk mengelola madrasah sebagai unit pendidikan dasar secara efektif dan efisien, serta untuk mencapai visi dan misi madrasah.

Program kerja ini mencakup:
  • Kegiatan Awal Tahun Pelajaran: Termasuk penyusunan kurikulum, jadwal pembelajaran, dan sosialisasi peraturan akademik. 
  • Kegiatan Harian, Mingguan, dan Bulanan: Meliputi pemeriksaan kehadiran, pelaksanaan kegiatan 7K, supervisi proses pembelajaran, dan pengelolaan administrasi. 
  • Kegiatan Semesteran dan Akhir Tahun Pelajaran: Fokus pada persiapan dan pelaksanaan penilaian, evaluasi program, serta persiapan penerimaan siswa baru. 
Dengan adanya program kerja ini, diharapkan seluruh kegiatan pendidikan di MI Washliyatul Jannah dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta mampu mencetak generasi berakhlakul karimah. 

22 Desember 2025

Pembelajaran Mendalam dan KBC MI Washliyatul Jannah

 


Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran Mendalam adalah cara belajar yang membuat siswa:

  • Lebih paham dan bisa menghubungkan pelajaran dengan kehidupan nyata.

  • Belajar dengan sadar (tidak asal-asalan), bermakna (bernilai), dan menyenangkan.

PM itu penting Karena :

  • Sudah banyak anak yang sekolah, tapi hasil belajarnya belum maksimal.

  • Hasil tes PISA (tes internasional) menunjukkan banyak siswa masih kesulitan membaca, matematika, dan sains. Rujukan tes PISA

  • Banyak guru masih fokus pada ceramah dan hafalan, bukan berpikir kritis.

  • Tantangan zaman sekarang semakin rumit dan butuh anak muda yang kreatif, tangguh, dan siap berubah.

Tujuan PM

PM ingin menciptakan siswa yang:

  1. Punya karakter baik (beriman, bertakwa, bertanggung jawab).

  2. Bisa berpikir kritis, kreatif, bekerja sama, dan mandiri.

  3. Sehat dan mampu berkomunikasi dengan baik.

  4. Siap menghadapi dunia nyata dan masalah kehidupan.

Prinsip PM

PM punya 3 prinsip utama:

  1. Berkesadaran (Mindful): belajar dengan fokus dan penuh perhatian.

  2. Bermakna (Meaningful): pelajaran nyambung sama kehidupan nyata.

  3. Menggembirakan (Joyful): belajar itu bikin semangat dan bahagia.

Yang Berubah dalam Pembelajaran

  1. Guru jadi pendamping, bukan cuma ceramah.

  2. Siswa aktif mencari tahu dan menyelesaikan masalah.

  3. Teknologi dipakai untuk bantu belajar (bukan cuma buat hiburan).

  4. Belajar dari banyak sumber, bukan cuma buku teks.

 Peran Guru & Madrasah

  • Guru perlu pelatihan agar bisa menerapkan PM dengan baik.

  • Kepala madrasah harus bantu ciptakan budaya belajar yang sehat.

  • Ada komunitas guru untuk saling belajar dan berbagi pengalaman.

Kerja Sama itu Penting! PM hanya berhasil kalau ada dukungan dari:

  • Orang tua dan masyarakat.

  • Pemerintah daerah dan pusat.

Bahan Belajar Baru

  • Akan disiapkan buku guru dan buku siswa yang lebih menarik dan sesuai zaman.

  • Video pembelajaran juga akan dikembangkan untuk bantu guru dan siswa.

Penilaian (Asesmen) dalam PM

  • Ada penilaian formatif (saat belajar) dan sumatif (setelah belajar).

  • Penilaian fokus pada proses, bukan hanya hasil akhir.

  • Tes nasional tidak menentukan kelulusan, tapi untuk peta mutu.

Kesimpulan

Pembelajaran Mendalam adalah cara baru belajar yang menyenangkan dan bermakna. Tujuannya supaya kamu:

  • Bukan hanya pintar secara akademik,

  • Tapi juga punya karakter, siap kerja sama, dan bisa menghadapi tantangan hidup.



<<<< KBC MI WAJA   >>>>

KSP Berbasis Cinta tahun 2025 MI Washliyatul Jannah


Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Berbasis Cinta tahun 2025 MI Washliyatul Jannah diharapkan dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. Kurikulum ini dirancang untuk mengembangkan karakter siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan menumbuhkan rasa cinta kepada Allah, sesama, dan lingkungan.

Dengan adanya KSP Berbasis Cinta, MI Washliyatul Jannah dapat:

- Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Dengan pendekatan pembelajaran yang lebih variatif dan menyenangkan.

- Mengembangkan Karakter Siswa: Melalui penanaman nilai-nilai cinta dan kasih sayang.

- Meningkatkan Keterlibatan Orang Tua: Dalam proses pendidikan anak-anak mereka.

Dokumen KSP ini juga diharapkan dapat menjadi acuan bagi madrasah lain dalam mengembangkan kurikulum yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman .

Berikut ini saya bagikan dokumen KSP Berbasis Cinta tahun 2025 MI Washliyatul Jannah. Semoga bisa menjadi inspirasi dan referensi bagi kita semua

Silakan Unduh disini >>> contoh KSP Madrasah Ibtidaiyah <<<

#KSPBerbasisCinta #MIWashliyatulJannah #PendidikanKarakter #Kurikulum2025

 



24 November 2025

Selamat Hari Guru 2025

 


Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-80 merupakan momen penting bagi para guru dan pendidik di Indonesia.

Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November, bertepatan dengan hari lahirnya PGRI pada tahun 1945. PGRI didirikan untuk memperjuangkan hak-hak guru dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Sejak itu, PGRI telah berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan memajukan pendidikan di Indonesia. HUT PGRI ke-80 merupakan kesempatan untuk mengapresiasi jasa-jasa guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Semoga para guru dapat terus meningkatkan kualitas dan dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa.

#wajabisa 

Ketat dalam assessment ganjil 2025


Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) I Tahun Ajaran 2025/2026 di MI Washliyatul Jannah hari ini berlangsung dengan lancar dan sukses. Siswa-siswa menunjukkan kesiapan dan kesungguhan dalam menghadapi asesmen ini.

Dengan pengawasan yang ketat dari guru-guru, ASAS I berjalan dengan tertib dan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kepala Madrasah, Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd, juga memantau langsung pelaksanaan ASAS I untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik.

Semoga hasil ASAS I dapat menjadi evaluasi bagi siswa-siswa untuk meningkatkan prestasi mereka di semester berikutnya







17 November 2025

Kamad Waja terus ikuti apel kesadaran dengan konsisten

 Kepala Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah, Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd, mengikuti apel kesadaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bulan November 2025. Apel ini menjadi momentum penting bagi para ASN di lingkungan Kementerian Agama Kab. HSS untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Dalam arahannya, Kasubag TU sebagai Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. HSS H.Fathurrahman, S.Ag menekankan pentingnya loyalitas dan integritas sebagai pimpinan di satuan kerja masing-masing. Beliau mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah, Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd, berkomitmen untuk menerapkan nilai-nilai loyalitas dan integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala madrasah. Beliau juga berharap agar seluruh guru dan staf MI Washliyatul Jannah dapat terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam melayani siswa dan masyarakat.










15 November 2025

Persari Waja 2025

MI Washliyatul Jannah baru saja menggelar kegiatan Pramuka Siaga yang meriah dan penuh semangat, dengan tema PERSARI WAJA 2025. Kegiatan ini menjadi ajang yang sangat berharga bagi para siswa untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan Pramuka Siaga, sekaligus sebagai persiapan untuk naik ke jenjang Penggalang.

Kepala Madrasah, Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman yang berharga bagi para siswa dan menjadi bekal yang baik untuk jenjang selanjutnya.

Ketua Panitia, Ibu Erna, S.Pd, dan Ibu Aulia Rahmi, S.Pd, terlihat sangat antusias dalam pelaksanaan kegiatan ini. Berbagai lomba yang menarik seperti widegame, smaphore, dan Morse, mewarnai kegiatan ini dan membuat para siswa sangat bersemangat.

Seluruh guru MI Washliyatul Jannah juga turut hadir untuk menyemangati kegiatan ini. Kehadiran mereka menambah semangat bagi para siswa untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan mereka.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Kaka Pembina dari MA PIP Habirau Tengah, yang ikut memperkuat kegiatan hari ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi pengalaman yang berharga bagi para siswa dan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka.

Pesan Kepala Madrasah, Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd, semoga kegiatan ini dapat berlanjut di tahun depan dan menjadi tradisi yang baik bagi MI Washliyatul Jannah.










13 November 2025

Tendik Waja ikuti Bimtek EDM E-RKAM 2025

 


Dua orang tenaga pendidik dan kependidikan (Tendik) dari lembaga pendidikan yang sama, Ibu Aulia Rahmi, S.Pd dan Bapak Jaelani Syidik, baru saja mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) EDM E-RKAM. Kegiatan ini diselenggarakan di MIN 17 Hulu Sungai Selatan (HSS) dan bekerja sama dengan KKMI HSS.

Bimtek ini menghadirkan pemateri yang berpengalaman, Bapak Ahmad Saidi, S.Pd.I.Gr., M.Pd. Dengan keahliannya, beliau berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait EDM E-RKAM kepada para peserta. Ibu Aulia Rahmi dan Bapak Jaelani Syidik tentunya mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pekerjaan mereka sehari-hari.


10 November 2025

Menjadi pusat penilaian Kepala Madrasah (PKKM) tahun ke 3 MI Waja Periode ke 2 Tahun 2025

 


        Hari ini, Senin 10 November 2025, MI Washliyatul Jannah menjadi pusat penilaian Kepala Madrasah (PKKM) tahun ke 3 yang dipimpin oleh Kepala Madrasah, Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd. Penilaian ini dilakukan oleh tim penilai PKKM yang terdiri dari Bapak Mahyuni, S.Pd.I., MM dan Bapak Drs. H. Birhasani, M.Pd.

        Penilaian PKKM tahun ke 3 ini berjalan lancar dan tertib, dengan tim penilai yang profesional dan objektif dalam melakukan penilaian. Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd. memimpin proses penilaian dengan baik, didukung oleh seluruh staf dan guru MI Washliyatul Jannah.

        Menurut Bapak Drs. H. Birhasani, M.Pd., salah satu tim penilai, penilaian PKKM tahun ke 3 ini menunjukkan hasil yang positif. "Berkas yang disajikan oleh Kepala Madrasah sudah terlihat lengkap dan rapi, namun ada beberapa hal yang perlu disempurnakan untuk meningkatkan kualitas madrasah," ujarnya.

        Bapak Mahyuni, S.Pd.I., MM, tim penilai lainnya, juga memberikan apresiasi atas kinerja Kepala Madrasah dan seluruh staf MI Washliyatul Jannah. "Kami melihat bahwa MI Washliyatul Jannah memiliki potensi yang besar untuk menjadi madrasah yang lebih baik. Kami berharap agar madrasah ini terus meningkatkan kualitasnya dan menjadi contoh bagi madrasah lainnya," katanya.

        Dengan penilaian PKKM tahun ke 3 ini, MI Washliyatul Jannah berharap dapat meningkatkan kualitas dan prestasi madrasah, serta menjadi lembaga pendidikan yang lebih baik dan berprestasi.

06 November 2025

Kamad Waja Ikuti Rakor KKMI HSS di MI Al Injaz Dalpa


Kamis, 06 November 2025, Kepala MI Washliyatul Jannah, Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd., mengikuti kegiatan Rakor KKMI HSS yang bertempat di MI Al Injaz Dalpa Kandangan. Kegiatan ini dihadiri oleh 44 orang Kepala Madrasah se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dalam kegiatan ini, Bapak Kasi Penmad HSS, H. Gazali, S.Pd.I., M.Pd., memberikan pembinaan dan arahan terkait pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester 1 Tahun Ajaran 2025/2026. Agenda pembahasan ini sangat penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan asesmen berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kepala MI Washliyatul Jannah, Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd., sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bahwa hasil rapat koordinasi ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di MI Washliyatul Jannah dan madrasah lainnya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

 

 

02 November 2025

Persiapan menjelang PKKM MI Waja 2025

 

MI Washliyatul Jannah sedang mempersiapkan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) tahun 2025 dengan penuh semangat dan kesungguhan. Kepala Madrasah, Bapak Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd., bersama seluruh warga madrasah, bekerja sama untuk memastikan bahwa semua aspek penunjang penilaian telah siap dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Dalam rangka persiapan ini, kami melakukan berbagai kegiatan, seperti penataan dokumen, penataan lingkungan madrasah, dan persiapan sumber daya manusia. Semua ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif dan mendukung proses penilaian.

Pengawas Madrasah, Bapak Mahyuni, S.Pd.I., MM, dan Asesor, Bapak Drs. H. Birhasani, M.Pd., akan melakukan penilaian ini dengan profesional dan objektif. Kami berharap hasil penilaian ini dapat menjadi acuan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di MI Washliyatul Jannah.

Mari kita dukung dan doakan agar proses Penilaian Kinerja Kepala Madrasah ini berjalan lancar dan sukses. Semoga kami dapat menunjukkan yang terbaik dan terus meningkatkan mutu pendidikan di MI Washliyatul Jannah.

Bukti Fisik PKKM MI Washliyatul Jannah Tahun Ke 3 Periode Ke 2

A. Usaha Pengembangan Madrasah

1.1. Mengembangkan madrasah sesuai dengan kebutuhan

1.2. Mengelola perubahan dan pengembangan madrasah menuju organisasi pembelajar yang efektif
1.3. Mengelola hubungan antara madrasah dan masyarakat dalam rangka pencarian dukungan ide, sumber belajar, dan pembiayaan

1.4. Mengelola proses pencapaian 8 SNP sesuai dengan arah dan tujuan Penididkan Nasional

1.5. Mengelola unit layanan khusus madrasah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik madrasah.

1.6. Mengelola sistem informasi madrasah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan

1.7. Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen madrasah

B. Pelaksanaan Tugas Manajerial

2.1. Menyusun perencanaan madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan.

2.2. Memimpin madrasah dalam rangka pendayagunaan sumber daya madrasah/ madrasah secara optimal

2.3. Menciptakan budaya dan iklim madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran perserta didik

2.4. Mengolah guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal

2.5. Mengolah sarana dan prasana madrasah dalam rangka pendayagunaan secara optimal

2.6. Mengelolah peserta didik dalam rangka penerimaan peserta didik baru dan penempatan dan pengembangan kapasitisas peserta didk

2.7. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional

2.8. Mengelola keuangan madrasah sesuai dengan prinsip pengelolaan yang akuntabel, transparan, dan efisien

2.9. Mengelola ketatausahaan madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan madrasah

2.10. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional

C. Pengembangan Kewirausahaan

3.1. Menciptakan inovasi yang bermanfaat dan tepat bagi pengembangan madrasah

3.2. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan madrasah sebagai organisasi pembelajaran yang efektif

3.3. Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin madrasah

3.4. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi madrasah

3.5. Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa madrasah sebagai sumber pembelajaran peserta didik

D. Supervisi Kepala, Guru dan Tendik

4.1. Menyusun program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru

4.2. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat.

4.3. Menilai dan menindaklanjuti kegiatan supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.


Profil MI Washliyatul Jannah

27 Oktober 2025

KKMI HSS Gelar PKB Sekaligus Perpisahan Kamad Purna Tugas di Pulau MAS

Senin, 27 Oktober 2025, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah Hulu Sungai Selatan menggelar acara perpisahan yang hangat dan penuh makna bagi dua kepala madrasah yang telah mengabdikan dirinya, yaitu Bapak Iberahim, S.Pd.I., MM dan Bapak Drs. H. Mastur. Acara ini berlangsung di Objek Wisata Pulau Mas Barabai, yang menjadi latar belakang yang indah untuk mengucapkan selamat dan terima kasih kepada kedua pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi pendidikan di wilayah Hulu Sungai Selatan.

Kedua kepala madrasah ini telah mengabdikan dirinya selama bertahun-tahun, meninggalkan jejak yang tak terlupakan dalam dunia pendidikan. Dengan dedikasi dan kepemimpinan yang kuat, mereka telah membawa perubahan positif bagi sekolah-sekolah di bawah pengawasan mereka. Dari pengembangan kurikulum hingga peningkatan kualitas guru, keduanya telah berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini.

Acara perpisahan ini dihadiri oleh para guru, staf, dan juga pejabat dinas pendidikan setempat. Mereka semua datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Bapak Iberahim dan Bapak Mastur. Sesi foto bersama, pemberian kenang-kenangan, dan sambutan hangat dari para peserta menjadi momen yang sangat mengharukan.

Dalam sambutannya, Bapak Iberahim dan Bapak Mastur menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung mereka selama ini. Mereka berpesan agar semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tidak pernah berhenti, dan berharap agar generasi mendatang dapat terus maju dan berkembang.

Acara ini tidak hanya menjadi perpisahan, tetapi juga sebagai momen refleksi tentang perjalanan panjang yang telah dilalui dan sebagai pengingat akan pentingnya kerja sama dan dedikasi dalam dunia pendidikan. Semoga dedikasi dan pengalaman Bapak Iberahim dan Bapak Mastur dapat menjadi inspirasi bagi semua yang hadir untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di daerah ini.




10 Januari 2023

Hab 77 Kemenag HSS saraba kedaerahan

Peringatan Hari Amal Bhakti Kementrian Agama ke 77 di Kantor Kemenag Kab HSS

Selasa, 03 Januari 2023


Kegiatan Peringatan Hari Amal Bhakti Kementrian Agama ke 77 di Kantor Kemenag Kab HSS.

Selamat Hari Amal Bhakti Ke 77 Kementerian Agama tahun 2023. Kerukunan umat untuk Indonesia Hebat.

Apel pagi di awal tahun 2023 berjalan khidmad

Pelaksanaan Apel Pagi Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah diawal tahun 2023
Senin, 09 Januari 2023





 Kita mulai dari awal tahun 2023 untuk mengenal kurikulum merdeka, semoga di awal tahun pelajaran 2023-2024 kita bisa menerapkannya sebagai ganti dari kurikulum yang terdahulu yaitu kurikulum 2013.

Apapun kurikulumnya yang terpenting adalah bagaimana kita menerapkan pembelajaran yang kontinu terhadap peserta didik kita. Serta pencapaian-pencapaian keberhasilan yang harus kita dapatkan dengan maksimal, sehingga kita bisa memberikan kontribusi positif terhadap madrasah kita menuju madrasah yang mandiri dan berprestasi.

21 September 2022

Arba Mustamir 1444 MI Washliyatul Jannah gelar doa bersama seluruh warga madrasah.

 Arba Mustamir 1444 MI Washliyatul Jannah gelar doa bersama seluruh warga madrasah.


Pelaksanaan kegiatan Arba Mustamir tahun 1444 H/2022 di pusatkan di halaman Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah, dengan dikuti seluruh siswa dan guru serta orang tua siswa. Semoga segala sesuatunya berjalan dengan baik di madrasah ini. Aamiin 🤲🤲🤲

Kamad dan Guru Waja ikut KKG Daha Selatan

 Kamad dan Guru Waja ikut KKG Daha Selatan



Muning Baru, 21 September 2022.

Kepala madrasah bersama semua Guru MI Washliyatul Jannah ikut serta dalam kegiatan KKG sekaligus arisan. Serta ada sedikit ilmu yang didapat tentang Saintifik yg disampaikan oleh bapak Moezaki Firdaus dari MIN 13 HSS.

08 Agustus 2022

Kamad dan Guru MI Washliyatul Jannah santuni anak yatim

Banua Hanyar (Senin, 10 Muharram 1444/08 Agustus 2022).
Anak yatim yang ditinggal pergi oleh orang tua untuk selamanya tentu akan merasakan kepedihan yang mendalam.

Apalagi, jika anak yang ditinggalkan masih kecil dan tidak bisa berdiri sendiri.

Tidak heran, Islam menaruh perhatian besar kepada anak yatim.

Menyantuni anak yatim juga merupakan sebuah amalan yang sangat mulia di mata Allah SWT dan sesama manusia.

Kata 'yatim' berasal dari Bahasa Arab. Artinya, anak kecil yang kehilangan ayahnya karena meninggal.

Dalam sebuah hadis diceritakan bahwa Ibnu Abbas RA pernah menerima surat dari Najdah bin Amir yang berisi beberapa pertanyaan.

Salah satunya adalah tentang batasan seseorang disebut yatim.

Ibnu Abbas menjawab:

“Dan kamu bertanya kepada saya tentang seorang anak yatim, kapan terputus predikat yatim itu. Sesungguhnya predikat itu putus bila ia sudah baligh dan menjadi dewasa".

Lalu, bagaimana dengan kata 'piatu'? Kata ini bukan berasal dari Bahasa Arab. Piatu adalah bahasa Indonesia yang dinisbatkan kepada seorang anak yang ditinggal mati oleh ibunya.

Seorang anak disebut yatim piatu apabila ditinggal mati oleh kedua orang tuanya.

Mereka yang disebut sebagai golongan anak yatim adalah ketika ditinggalkan ayah kandung sebelum usia dewasa atau baligh.

Hal tersebut sebagaimana penjelasan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis: “Tidak ada keyatiman setelah mimpi.” (HR Abu Daud).

23 Januari 2022

RPP tidak lagi diwajibkan di Kurikulum 2022, Ini penggantinya

 



Home / News

Sabtu, 22 Januari 2022 - 00:37 WIB

RPP tidak lagi diwajibkan di Kurikulum 2022, Ini penggantinya

Pada kurikulum 2022 atau yang dikenal kurikulum prototype ini terdapat beberapa perubahan khususnya pada lingkup pembelajaran. Beberapa diantaranya seperti tidak adanya KI KD, tidak ada KKM, perubahan beban waktu belajar dan materi pembelajaran difokuskan menjadi materi esensial.

Perubahan lainnya dalam lingkup pembelajaran adalah guru tidak diwajibkan membuat RPP. Dalam kurikulum 2022, guru tidak diwajibkan membuat RPP namun guru harus membuat modul ajar. Hal ini disebutkan dalam kolom FAQ di laman resmi sekolah penggerak (https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/programsekolahpenggerak/faq/) pada pertanyaan no 151 mengenai Apa kaitannya RPP dan Modul aja?

Jawabannya yakni Modul ajar pada dasarnya adalah perencanaan pembelajaran secara lengkap disusun berdasarkan topik dalam lingkup kelas. Sementara ATP merupakan perencanaan pembelajaran untuk jangka waktu lebih panjang dalam lingkup sekolah. Silabus dapat dikembangkan dengan menggunakan atau mengadaptasi ATP yang disediakan oleh Pemerintah maupun ATP yang dikembangkan secara mandiri.

Modul ajar dapat dianggap sebagai RPP, sehingga guru yang menggunakan modul ajar yang disediakan oleh Pemerintah ataupun mengembangkan secara mandiri, tidak perlu lagi membuat RPP secara terpisah. Guru dapat mengembangkan modul ajar melalui adaptasi modul ajar dari Pemerintah agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan konteks satuan pendidikan.

Benarkah RPP dan Silabus tidak lagi dibuat di Kurikulum 2022?

RPP dan Silabus tetap dibuat namun tidak dibuat secara terpisah, hanya saja, ketika guru membuat modul ajar secara tidak langsung guru membuat RPP dan Silabus. Komponen- komponen dalam RPP sudah termuat dalam modul ajar bahkan sangat lengkap.

Hal ini disebutkan dalam kolom FAQ di laman resmi sekolah penggerak (https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/programsekolahpenggerak/faq/) pada pertanyaan no 150 mengenai Apa kaitannya RPP dan Silabus tetap dibuat?

Jawabnya adalaha Silabus dan RPP tetap dibuat. SIlabus dan RPP dikembangkan sesuai dengan standar proses atau surat edaran No 14 Tahun 2019.

Modul ajar merupakan salah satu jenis perangkat ajar. Satuan pendidikan yang menggunakan modul ajar yang disediakan pemerintah, maka modul ajar tersebut dapat dipadankan dengan RPP Plus, karena modul ajar tersebut memiliki komponen yang lebih lengkap dibanding RPP.

JIka satuan pendidikan mengembangkan modul ajar secara mandiri, maka modul ajar tersebut dapat dipadankan dengan RPP.

Satuan pendidikan dapat menggunakan berbagai perangkat ajar termasuk modul ajar atau RPP dengan kelengkapan komponen dan format yang beragam sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.

RPP dan Silabus secara tidak langsung sudah terdapat pada modul ajar itu sendiri. Sehingga, ketika guru membuat modul ajar, maka guru harus membuat RPP dan Silabus terlebih dahulu, baru dapat membuat Modul Ajar

Sumber : Buku Panduan Pembelajaran dan Asesmen SMK-P (2021)

Seperti Apa Modul Ajar di Kurikulum 2022?

Modul Ajar KPB (Kurikulum Paradigma Baru) Guru dalam satuan pendidikan diberi kebebasan  untuk mengembangkan modul ajar sesuai  dengan konteks lingkungan dan kebutuhan belajar peserta didik.

Modul ajar dilengkapi dengan komponen yang  menjadi dasar dalam proses penyusunan.
Komponen modul ajar dalam panduan dibutuhkan untuk kelengkapan persiapan pembelajaran. Komponen modul ajar bisa ditambahkan sesuai dengan mata pelajaran dan kebutuhan.

Komponen-komponen Modul Ajar Sekolah Penggerak terdiri dari Informasi Umum, Kompetensi Inti dan Lampiran. untuk lebih jelas dapat di lihat dibawah ini

Informasi Umum

1. Informasi tentang modul ajar yang dikembangkan terdiri dari:

  1. Nama penyusun, institusi, dan tahun disusunnya Modul Ajar.
  2. Jenjang sekolah (SD/SMP/SMA)
  3. Kelas
  4. Alokasi waktu (penentuan alokasi waktu yang digunakan adalah alokasi waktu sesuai dengan jam pelajaran yang berlaku di unit kerja masing-masing).

2. KOMPETENSI AWAL

Kompetensi awal adalah pengetahuan dan/atau keterampilan yang perlu dimiliki siswa sebelum mempelajari topik tertentu. Kompetensi awal merupakan ukuran seberapa dalam modul ajar dirancang.

3. PROFIL PELAJAR PANCASILA

Tujuan akhir dari suatu kegiatan pembelajaran yang berkaitan erat dengan pembentukan karakter peserta didik. Profil Pelajar Pancasila (PPP) dapat tercermin dalam konten dan/atau metode pembelajaran.
Di dalam modul pembelajaran, Profil Pelajar Pancasila tidak perlu mencantumkan seluruhnya, namun dapat memilih Profil Pelajar Pancasila yang sesuai dengan kegiatan pembelajaran dalam modul ajar. Enam dimensi Profil Pelajar Pancasila saling berkaitan dan terintegrasi dalam seluruh mata pelajaran melalui (terlihat dengan jelas di dalam):

  • materi/isi pelajaran,
  • pedagogi, dan/atau
  • kegiatan projek atau
  • asesmen

Setiap modul ajar memuat satu atau beberapa unsur dimensi Profil Pelajar Pancasila yang telah ditetapkan.

4. SARANA DAN PRASARANA

erupakan fasilitas dan bahan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Sarana merujuk pada alat dan bahan yang digunakan, sementara prasarana di dalamnya termasuk materi dan sumber bahan ajar lain yang relevan yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Ketersediaan materi disarankan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik baik dengan keterbatasan atau kelebihan. Teknologi, termasuk sarana dan prasarana yang penting untuk diperhatikan, dan juga dimanfaatkan agar pembelajaran lebih dalam dan bermakna.

5. TARGET PESERTA DIDIK

Peserta didik yang menjadi target yaitu;

  • Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
  • Peserta didik dengan kesulitan belajar: memiliki gaya belajar yang terbatas hanya satu gaya misalnya dengan audio. Memiliki kesulitan dengan bahasa dan pemahaman materi ajar, kurang percaya diri, kesulitan berkonsentrasi jangka panjang, dsb.
  • Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir atas tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin.

6. MODEL PEMBELAJARAN

model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan blended learning.

KOMPONEN INTI

1.  TUJUAN PEMBELAJARAN

Tujuan pembelajaran harus mencerminkan hal-hal penting dari pembelajaran dan harus bisa diuji dengan berbagai bentuk asesmen sebagai bentuk dari unjuk pemahaman.

Tujuan pembelajaran menentukan kegiatan belajar, sumber daya yang digunakan, kesesuaian dengan keberagaman murid, dan metode asesmen yang digunakan.

Tujuan pembelajaran bisa dari berbagai bentuk: pengetahuan yang berupa fakta dan informasi, dan juga prosedural, pemahaman konseptual, pemikiran dan penalaran keterampilan, dan kolaboratif dan strategi komunikasi.

2.  PEMAHAMAN BERMAKNA

Pemahaman bermakna adalah informasi tentang manfaat yang akan peserta didik peroleh setelah mengikuti proses pembelajaran. Manfaat tersebut nantinya dapat peserta didik terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh kalimat pemahaman bermakna:

  • Manusia berorganisasi untuk memecahkan masalah dan mencapai suatu tujuan.
  • Makhluk hidup beradaptasi dengan perubahan habitat.

3.  PERTANYAAN PEMANTIK

Pertanyaan pemantik dibuat oleh guru untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis dalam diri peserta didik. Pertanyaan pemantik memandu siswa untuk memperoleh pemahaman bermakna sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Contohnya pada pembelajaran menulis cerpen, guru dapat mendorong pertanyaan pemantik sebagai berikut:

  • Apa yang membuat sebuah cerpen menarik untuk dibaca?
  • Jika kamu diminta untuk membuat akhir cerita yang berbeda, apa yang akan kamu usulkan?

4.  KEGIATAN PEMBELAJARAN

Urutan kegiatan pembelajaran inti dalam bentuk langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang dituangkan secara konkret, disertakan opsi/pembelajaran alternatif dan langkah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan belajar siswa.
Langkah kegiatan pembelajaran ditulis secara berurutan sesuai dengan durasi waktu yang direncanakan, meliputi tiga tahap, yakni pendahuluan, inti, dan penutup berbasis metode pembelajaran aktif.

5. ASESMEN

esmen digunakan untuk mengukur capaian pembelajaran di akhir kegiatan. Kriteria pencapaian harus ditentukan dengan jelas sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan.
Jenis asesmen:

  • Asesmen sebelum pembelajaran (diagnostik)
  • Asesmen selama proses pembelajaran (formatif)
  • Asesmen pada akhir proses pembelajaran (sumatif).

Bentuk asesmen yang bisa dilakukan:

  • Sikap (Profil Pelajar Pancasila) dapat berupa: observasi, penilaian diri, penilaian teman sebaya, dan anekdotal.
  • Performa (presentasi, drama, pameran hasil karya, jurnal, dsb.)
  • Tertulis (tes objektif: essay, pilihan ganda, isian, jawaban singkat, benar-salah).

6. PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Pengayaan adalah kegiatan pembelajaran yang diberikan pada peserta didik dengan capaian tinggi agar mereka dapat mengembangkan potensinya secara optimal.

Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau pembelajaran mengulang. Saat merancang kegiatan pengayaan, perlu diperhatikan mengenai diferensiasi contohnya lembar belajar/kegiatan yang berbeda dengan kelas.

LAMPIRAN

1.  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Lembar kerja siswa ini ditujukan untuk peserta didik(bukan guru) dan dapat diperbanyak sesuai kebutuhan untuk diberikan kepada peserta didik termasuk peserta didik nonreguler.

2.  BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Bahan bacaan guru dan peserta didik digunakan sebagai pemantik sebelum kegiatan dimulai atau untuk memperdalam pemahaman materi pada saat atau akhir kegiatan pembelajaran.

3.  GLOSARIUM

Glosarium merupakan kumpulan istilah-istilah dalam suatu bidang secara alfabetikal yang dilengkapi dengan definisi dan artinya. Glosarium diperlukan untuk kata atau istilah yang memerlukan penjelasan lebih mendalam.

4.  DAFTAR PUSTAKA

aftar pustaka adalah sumber-sumber referensi yang digunakan dalam pengembangan modul ajar. Referensi yang dimaksud adalah semua sumber belajar (buku siswa, buku referensi, majalah, koran, situs internet, lingkungan sekitar, narasumber, dsb.)

Program Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah Tahun Pelajaran 2025/2026 telah resmi disahkan!

Dokumen ini merupakan panduan kerja   Kepala Madrasah , Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk me...