27 Oktober 2021

Bimtek PKB Kepala Madrasah ibtidaiyah Tahun 2021

Pembukaan Bimbingan dan pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan virtual yg diselenggarakan oleh kemenag Kantor wilayah provinsi Kalimantan Selatan. Serentak dilaksanakan bersama KKG, MGMP, KKM, POKJAWAS Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada hari ini Selasa, 26 Oktober 2021 dilakukan dengan tatap muka di Aula Kantor kemenag kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Kegiatan ini nantinya akan diselenggarakan selama beberapa hari kedepan yang tentunya akan lebih banyak hal yang harus digali dalam kegiatan ini. Bersama Fasprov Bapak Drs.H.Birhasani, M.Pd dan TIM Pemateri lainnya diharapkan dapat memberikan kontribusi dan arahan bagi madrasah umum nya terlebih khusus para kepala Madrasah yg ada di kabupaten Hulu Sungai Selatan.

#wajabisa

#MADRASAH_Mandiri_berprestasi

#Madeasah_reformer


25 Oktober 2021

Gladi AKMI MI Waja 2021


Gladi AKMI MI Waja 2021



MI Washliyatul Jannah_Kemenag Kab HSS hari ini menggelar gladi Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI).  AKMI direncanakan dilaksanakan pada November 2021 dan dikhususkan bagi siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah se-Indonesia.

AKMI atau Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia adalah penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid madrasah. AKMI menjadi alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. 

AKMI menjadi asesmen yang dilakukan pada siswa madrasah sebagai metode penilaian yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survei karakter. Hasil asesmen dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan siswa sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran.





Menurut Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Moh Isom Yusqi, sebagai Ayo Madrasah lansir dari web kemenag.go.id, AKMI 2021 akan mengukur tingkat literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya siswa kelas 5 MI.



Dilansir dari situs akmi.kemenag.go.id, literasi membaca adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah, mengembangkan kapasitas individu, sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi secara produktif di masyarakat.





Sedang literasi numerasi merupakan kemampuan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung di dalam kehidupan sehari-hari.


Literasi sains adalah pengetahuan dan kecakapan ilmiah dalam mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan berdasar fakta, memahami karakteristik sains, serta kesadaran bagaimana sains dan teknologi mempengaruhi manusia dan lingkungan.


Link Rujukan



19 April 2021

Kegiatan Ramadhan dimasa pandemi 2021

Kegiatan Ramadhan dimasa pandemi covid-19 di MI Washliyatul Jannah Insha Allah akan berlangsung selama satu minggu kedepan. Kegiatan ini hanya di ikuti oleh kelas 3,4 dan 5 dengan membagi beberapa rombel agar tidak terlihat berkerumun dan  dengan menerapkan prokes yg ketat.


Ada pesan-pesan religi yg tersampaikan. Selain itu yg terpenting adalah penanaman hafalan bacaan pada siswa. Bacaan itu seperti niat ketika makan sahur dan berbuka puasa. Dan juga bacaan bacaan yg lain. 


Selain tausiah juga di lakukan pengajian Al Qur'an atau tadarus oleh semua siswa. Semua berjalan khidmad dan penuh berkah.


Guru pembimbing adalah guru-guru yg mengajar di madrasah secara bergiliran menyampaikan pesan ramadhan.

Semoga ramadhan kali ini menjadi lebih berkah. Aamiin

05 April 2021

Ujian Madrasah di Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah tahun 2021


Sesuai Pos UM tahun 2021 dan Keputusan Rakor K2MI Kabupaten Hulu Sungai Selatan maka Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah ikut mensukseskan pelaksanaan ujian madrasah tahun 2021. 

Pada pelaksanaan kali ada beberapa aturan yg ketat, terutama dari segi protokol kesehatan. Kebetulan pada saat ini masa pandemi, maka banyak sekali regulasi yg di sesuaikan dengan keadaan sekarang. Semua peserta wajib pakai masker dan menjaga jarak serta hal hal lain yg perlu di taati.

Pelaksanaan UM kali ini juga sangat terbatas yaitu hanya 50% dari porsi kegiatan. Di Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah untuk jumlah peserta 17 orang yg terdiri dari 13 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Pada pelaksanaannya dibagi dua ruangan. Di ruangan I terdapat 10 0rang sisiwa dan pada ruangan II terdapat 7 orang siswa. Dan untuk pengawas ruangan hanya 1 orang saja mengingat 50% tersebut.

"Semoga UM kali ini berjalan lancar. Aamiin"

#wajabisa
#madrasahhebatbermartabat

H-1

15 Maret 2021

Apa itu Literasi


Literasi adalah kemampuan seseorang dalam memahami sebuah gagasan dan menyampaikannya dalam bentuk lisan dan tulisan. Ada empat cabang dalam kemampuan literasi, yaitu, komunikasi lisan, membaca efektif, menulis kreatif dan literasi media.

Pertama, komunikasi lisan. Kemampuan ini terdiri atas dua hal, yaitu kemampuan menyimak (untuk memahami), dan berbicara (untuk menyampaikan gagasan. Menyimak berbeda dengan mendengar. Dalam kegiatan menyimak ada proses memahami, memikirkan informasi, dan mengolahnya. Seorang yang menyimak, sudah pasti mendengar, tapi mereka yang mendengar belum tentu menyimak. Kemampuan berbicara dalam literasi terkait dengan kemampuan menyampaikan sesuatu dengan baik dan mudah dimengerti. 

Kedua, membaca efektif. Membaca efektif adalah sebuah kemampuan memahami bacaan, menemukan informasi, membandingkannya, mengembangkan informasi, menganalisisnya, mengevaluasi, dan akhirnya bisa menarik sebuah kesimpulan atas bacaan. Buku tidak cukup sekadar dibaca. Seseorang juga harus belajar bagaimana cara mempelajari informasi yang ada di dalamnya. Seseorang yang tahu cara mempelajari buku, berarti memiliki alat untuk itu. 

Ketiga, menulis kreatif. Menulis kreatif adalah pelajaran mengorganisasikan gagasan dalam bentuk tulisan. Pelajaran menulis kreatif paling dasar, sesungguhnya adalah pelajaran tentang struktur, tentang konsep, tentang gagasan. Jika anda memulai pengajaran penulisan kreatif ke anak dari teknis tulisan, seperti paragraf, kalimat, dan yang semacam, sama artinya anda membangun rumah bukan dari pondasi, tapi langsung mendirikan dindingnya. Apapun pelajaran, mulailah dari konsepnya.

Keempat, literasi media. Ini merupakan kemampuan seseorang memahami gagasan, dan menyampaikannya, melalui aneka jenis media. Jika ia bersentuhan dengan dunia digital, maka gagasan yang ia serap, maupun yang ia sampaikan, bagian dari literasi digital. Dalam literasi digital, seseorang mengerti sifat aneka jenis media digital, tahu cara berinteraksi secara digital, tahu cara memperoleh informasi secara digital, dan yang semacamnya. Mereka yang tahu sifat aneka jenis media digital, akan cenderung bijaksana dalam menggunakannya. Mereka yang tahu cara memperoleh informasi secara digital, akan memiliki referensi ilmu pengetahuan yang kaya, sekaligus berhati-hati dalam menyikapi semua informasi yang datang.

Ada satu kemampuan lagi, namanya numerasi. Numerasi adalah kemampuan memahami simbol penghitungan atau angka. Seseorang yang memiliki kemampuan ini akan memiliki: pengetahuan akan hitungan, bisa memahami informasi matematis, memiliki kemampuan mengorganisir informasi, berpikir logis, dan kemampuan budgeting. Dua kemampuan ini, literasi dan numerasi, meski terlihat sederhananya, nyatanya, alat yang sangat penting bagi anak (dan tentunya kita sendiri) dalam menjalani hidup

Sumber: https://selingkar.com

09 Maret 2021

PPPK untuk honorer

Jakarta --- Formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru agama yang berstatus honorer masih sangat terbatas. Tahun 2021, formasi yang tersedia hanya sekitar 9.000. Itu pun dialokasikan untuk sisa honorer K2. Padahal, jumlah honorer guru agama sangat banyak. Data Kementerian Agama mencatat, tidak kurang ada 120.000 guru agama yang berstatus honorer.

Sekjen Kemenag Nizar mengatakan, formasi PPPK bagi guru agama telah dibahas bersama oleh tim dari enam Kementerian dan Lembaga Negara (K/L). Selain Kemenag dan Kemendikbud, ikut dalam pembahasan ini perwakilan dari Kemendagri, KemenPAN-RB, Kemenkeu, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Jumat, 5 Maret kemarin, sudah rapat enam kementerian dan lembaga membahas status mereka, termasuk Kementerian Agama," terang Nizar, di Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Kami semua masih mengupayakan agar mereka bisa masuk dalam usulan PPPK Kemendikbud. Nantinya, Kemenag akan bertugas membuat soal ujian untuk seleksi calon PPPK-nya. Ini masih kita upayakan bersama," sambungnya.  Pembahasan lintas K/L, kata Nizar, perlu dilakukan mengingat guru agama terbagi menjadi tiga. Pertama, guru yang diangkat Kemenag. Kedua, guru yang diangkat Kemendikbud. Ketiga, guru yang diangkat Pemda. "Saat ini masih dilakukan verifikasi dan validasi (verval) data, berapa total guru agama dengan status honorer di sekolah, baik guru agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Verval data ini akan dilakukan Kemenag melalui Ditjen Pendidikan Islam dan Ditjen Bimas-bimas agama. Verval juga dilakukan Kemendikbud di setiap sekolah binaannya," terang Nizar.

Formasi PPPK Kemendikbud tahun ini mencapai 1 juta. Sampai 5 Maret 2021, kebutuhan formasi yang diajukan Pemda ke KemenPAN-RB baru 568.238. Sehingga, masih ada selisih 431.762 formasi yang belum terisi. "Semoga honorer guru agama nantinya bisa mengisi formasi tersebut," tutupnya

Sumber: https://www.hanapibani.com/2021/03/enam-kl-bahas-formasi-pppk-untuk-honorer-guru-agama.html?m=1

07 Maret 2021

Persiapan Ujian Madrasah Tahun 2021 darurat pandemi

Semangat pagi sahabat Waja.
Semoga kita selalu dalam lindunganNya. Aamiin.

Sedikit berbagi dari kami semoga bermanfaat buat kita semua.

Berikut adalah Administrasi Ujian Madrasah tahun 2021. Walaupun sudah ada intensitas penurunan wabah. Namun masih terbatas dalam pelaksanaan ujian nantinya. Secara ketat sesuai protokol kesehatan akan dilaksanakan ujian madrasah tersebut.

Ini adalah contoh saja. Dan bisa disesuaikan dengan sikon madrasah.



Demikian semoga ada manfaatnya.
Jika terdapat kemurangan. Mohon di beri masukan. Terima kasih


Program Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Washliyatul Jannah Tahun Pelajaran 2025/2026 telah resmi disahkan!

Dokumen ini merupakan panduan kerja   Kepala Madrasah , Khairiansyah, S.Pd.I., M.Pd, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk me...